Minggu, 11 Oktober 2009

MACAM - MACAM ANTENA WIFI OMNI DIRECTIONAL DAN DIRECTIONAL





Antena omni directional adalah antena omni yang dapat diaplikasikan untuk RT RW net, ataupun hotspot. Antenna ini dapat dibuat dengan menggunakan bahan tembaga pilihan yang berkualitas yang dilapisi perak. Konstruksi ini menjadikan performa antenna omni directional sangat bagus dan stabil.
Dengan kualitas inilah dapat menjadikan Antena Omni directional sebagai antenna unggulan dari OEM. Selain itu keunggulan yang lain yang dapat anda temukan adalah tentang kompetibilitas yang dimilikinya. antenna ini dapat digunakan untuk bermacam macam type WLAN baik itu Type B/G yang dapat bekerja pada frekuensi 2,3 GHz.

APLIKASI PENGGUNAAN :
•Applications: 2.3 GHz ISM Band
•IEEE 802.11b, 802.11g, 802.11n Wireless LAN
•Bluetooth®
•Public Wireless Hotspot
•WiFi
•Wireless Video Systems
•Multipoint Applications
FEATURE:
•Superior performance
•All weather operation
•Integral N-Female connector

Spesifikasi OM1523:
Spesifikasi OM1523:
Frequency : 2300-2400 MHz
Gain : 15 dBi
Polarization : Vertical
Vertical Beam Width : 8°
Horizontal Beam Width : 360°
Impedance : 50 Ohm
Max. Input Power : 100 Watts
VSWR : < 1.5
Connector: N-Female
Weight : 3.8 lbs (1.8kg)
Length : 110 Cm
Ada beberapa type antena yang biasa digunakan untuk WiFI pada Metropolitan Area Network, diantaranya :
•Omnidirectional Antena biasanya digunakan di Access Point (AP).
•Sectoral Antena biasanya digunakan di Access Point (AP).Jenis ini mempunyai gain lebih besar daripada omnidirectional antenna, tapi area cakupannya lebih kecil dari omnidirectional antenna.
•Directional Antenna biasanya digunakan untuk client. Mempunyai gain yang besar. Ada banyak macam type antena ini diantaranya adalah :
•Yagi
•Flat Panel
•Parabola
•Tincan antenna.

Sekarang adalah tentang bagaimana cara membuat antena WiFi yang bisa kita pakai dirumah (client). Disini akan dibahas tentang cara pembuatan Tincan antena dimana pembuatannya bisa dibilang mudah dan biayanya juga paling murah. Tincan = kaleng , bisa manfaatkan kaleng bekas jadi alat utamanya.

Cara membuat antena : Pada contoh ini diameter dari kaleng adalah 9 cm, dengan lebar 21.5cm. Buat sebuah lubang untuk omnidirectional antenna yang berukuran 2.6 cm panjangnya pada jarak 4.5 cm dari bagian bawah kaleng tersebut.

Omnidirectional antenna dibuat dengan cara menyolder 2.6 cm stick besi pada male konektor jenis N (N-type).Bisa juga dengan menambah sebuah mur pada stick besi agar panjang omnidirectional bisa disetting untuk mendapatkan panjang yang paling cocok untuk antena tersebut.Bagaimana cara membuat tincan antena dengan kaleng yang berukuran beda dengan contoh diatas ? Sebelum memutuskan untuk menggunakan ukuran kaleng yang berbeda, maka kita harus mencari kemungkinan kaleng itu bisa dipakai atau tidak. Kalkulasinya ada di alamat http://www.turnpoint.net/wireless/cantennahowto.html. Jika hasil kalkulasi lebih mendekati 2.4 GHz , berarti kalengnya lebih baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar